naga langit 88 TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI),naga langit 88 selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menyambut turnamen empat tahunan itu terus terasa di tanah air.
"Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026 sudah terasa jauh sebelum pertandingan dimulai. Setiap hari ada percakapan, ada konten, ada emosi yang terus bergerak. Piala Dunia memiliki daya tarik seperti cerita berseri, membuat publik ingin terus mengikuti dan menantikan pertandingan berikutnya," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto, dikutip dari pernyataan resmi, Minggu.
Pihak TVRI menyatakan, percakapan soal Piala Dunia 2026 tersaji di berbagai kota di Indonesia, mulai dari warung kopi, kampus hingga ruang keluarga.
Pembicaraannya menyangkut beberapa hal termasuk mengenai negara unggulan, pemain bintang, jadwal pertandingan, hingga rencana nonton bersama.
Selain itu, fenomena tersebut juga semakin menguat di media sosial seperti TikTok, Instagram dan X, yang dipenuhi konten kreatif bertema Piala Dunia 2026, mulai dari video reaksi penggemar, prediksi skor, mengenang momen legendaris Piala Dunia sebelumnya, hingga tren konten ber-tagar#RoadToWorldCup2026 dan #NontonPialaDunia.
Interaksi digital tersebut, menurut TVRI, menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari budaya populer dan percakapan kolektif masyarakat.
Baca juga: TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
Oleh karena itu, Ezki menegaskan, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 menganggap antusiasme tersebut sebagai energi positif untuk menghadirkan siaran yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
TVRI memosisikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum kebersamaan nasional, di mana publik dapat menikmati pertandingan secara mudah, berkualitas, dan merata dari Sabang hingga Merauke.
Ezki memaparkan, siaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga pengalaman menonton yang membangun kedekatan emosional dengan pemirsa.
Melalui pendekatan siaran yang adaptif dengan ekosistem digital, dia menambahkan, TVRI berupaya menjadikan Piala Dunia sebagai ruang interaksi publik, baik di layar televisi maupun di media sosial.
Bukan cuma itu, euforia Piala Dunia itu diyakini berdampak pada meningkatnya aktivitas sosial masyarakat, seperti nonton bareng di ruang publik, kegiatan komunitas, hingga pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah.
Momentum itu memperlihatkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya peristiwa global, tetapi juga peristiwa sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, TVRI berkomitmen menghadirkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tontonan yang menyatukan, menghibur, dan menguatkan rasa kebangsaan.
Itu menjadikan pesta sepak bola dunia tersebut benar-benar milik seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri
Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
-
Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasiSIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawanPersija Jakarta gagal tempel Persib usai ditahan imbang 2Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinalPelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemainNova Arianto selaraskan filosofi timnas UPersita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura UnitedPSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
下一篇:Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- ·Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- ·Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- ·Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- ·Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- ·Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
- ·Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- ·Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- ·Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Hodak: Seluruh pemain Persib siap tampil hadapi Persik
- ·Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- ·Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- ·Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- ·Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- ·Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- ·Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- ·Bojan Hodak waspadai agresivitas Persik Kediri
- ·Libas Persebaya 5
- ·Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
